Penulis: Rizky Camelia Dewi
Ketika malam hari tiba, kita dapat melihat bintang-bintang bertaburan di angkasa yang jumlahnya tidak dapat terhitung. Bintang-bintang tersebut sebenarnya adalah planet-planet yang ukurannya sangat masif. Karena jarak yang sangat jauh, planet yang awalnya lebih besar dari bumi hanya akan terlihat seperti kilapan cahaya kecil di langit. Terdapat pula bintang yang dapat meghasilkan cahaya sendiri yang merupakan gumpalan bola gas di angkasa. Planet dan bintang tersebut umumnya berputar dalam suatu orbit yang memiliki pusat. Kumpulan planet dan bintang tersebut dinamakan galaksi.
Milky way atau Bima Sakti adalah salah satu galaksi yang paling dikenal yang terbentang di luar angkasa. Galaksi ini dapat terlihat jelas bahkan dengan mata telanjang karena cahaya yang dihasilkan oleh kumpulan bintang tersebut cukup terang. Karena keindahannya yang ekstraterestrial, banyak manusia yang ingin melihat langsung dan mengamati bintang-bintang tersebut secara jelas. Berikut adalah tempat-tempat yang cocok dijadikan sebagai tempat memandang keindahan galaksi Bima Sakti!
Karena letaknya yang sangat dekat dengan langit, tentu saja kita mendapatkan keuntungan untuk melihat galaksi Bima Sakti dengan lebih jelas. Di pegunungan pun tidak banyak pencahayaan lampu dari rumah-rumah karena letaknya yang umumnya jarang dihuni oleh masyarakat. Dengan keuntungan tersebut tentu saja pengalaman melihat bintang akan lebih terasa memorable.
Namun, terdapat pula kekurangan dari mengamati bintang di pegunungan. Sebut saja salah satunya adalah medan yang sulit. Untuk mencapai puncak gunung tentu saja dibutuhkan persiapan mental dan fisik yang kuat belum lagi jika tidak mempunyai pengalaman sebelumnya. Jika anda merasa tidak mampu, terdapat alternatif lainnya yang tidak kalah indah yaitu dataran tinggi. Berikut adalah gunung dan dataran tinggi yang cocok untuk dijadikan sebagai spot mengamati bintang:

Gunung yang satu ini terletak di dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Gunung Bromo memiliki ketinggian sekitar 2.329 meter di atas permukaan laut. Hal ini yang menjadikannya salah satu spot terfavorit bagi mereka yang gemar mengamati bintang.

Ranu Kumbolo sendiri adalah sebuah danau yang terletak di tingginya gunung Semeru. Danau ini terletak di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut. Spot tersebut banyak dikunjungi oleh para pendaki yang ingin beristirahat dan bermalam. Tempat ini sangatlah cocok untuk dijadikan sebagai tempat mengamati bintang karena suasananya yang tenang dan dekat dengan alam.

Gunung Gede terletak di dalam lingkup Taman Nasional Gede Pangrango di dua wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Gunung tersebut memiliki ketinggian 1.000 - 2.958 m dan diselimuti oleh kekayaan flora yang melimpah. Bagi kalian yang tidak ingin sendirian saat mengamati bintang-bintang, tempat ini sangatlah cocok karena terdapat banyak tempat wisata di sekitar area gunung.
Pesisir pantai juga merupakan salah satu tempat yang cocok untuk melakukan kegiatan mengamati bintang. Minimnya permukiman dan gedung-gedung tinggi menjadikannya tempat yang cocok karena tidak ada gangguan atau halangan untuk melihat ke angkasa. Pantai merupakan pilihan yang tepat jika anda tidak ingin menghabiskan tenaga dan waktu untuk sampai ke tempat melihat bintang.
Salah satu kekurangan yang mungkin terdapat adalah minimnya keamanan jika ingin melakukan aktivitas camping di daerah pantai ditambah lagi resiko pasang surut air yang sulit ditebak. Hal ini tentu saja akan membahayakan mereka yang sedang bermalam di pantai tersebut apalagi biasanya mereka akan begadang semalaman dan tidur terlelap sehingga kurang akan kesadaran sekitar. Namun hal-hal tersebut tidak akan membuat takut para pencari bintang yang sudah mengorbankan waktu mereka untuk melihat galaksi Bima Sakti. Berikut adalah tempat-tempat terbaik untuk melihat bintang di sepanjang pesisir pantai!

Seperti yang kita tau, Pantai Gunung Kidul yang terletak di Kota Istimewa Yogyakarta ini adalah salah satu destinasi favorit bagi pendatang dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini tentu saja tanpa alasan karena pantai ini memiliki keindahan yang istimewa dibanding pantai lainnya. Terdapat berbagai macam tawaran hiburan dan tempat makan khas serta jajanan lokal yang tersebar di sepanjang pantai ini. Namun, saat malam hari tiba dimana lampu-lampu telah dipadamkan akan terlihat jelas bentangan bintang yang ada di langit membuatnya sebagai tempat yang cocok untuk melakukan stargazing.

Tanjung Papuma terletak pada semenanjung yang menjorok ke laut. Yang unik dari pantai ini adalah pasirnya yang berwarna sangat putih sehingga membuat air laut terlihat sangat jernih. Tidak banyak wisatawan yang sering bermalam di tempat tersebut karena lokasinya yang bersebelahan dengan Pantai Payangan atau Watu Ulo. Keadaan ini tentu saja menjadi keuntungan bagi mereka yang ingin menghabiskan malam fokus untuk melihat bintang-bintang tanpa adanya kebisingan atau cahaya yang tidak diinginkan.

Pulau Alor adalah salah satu dari 92 jejeran pulau di daerah paling luar wilayah Indonesia. Terletak di ujung timur Kepulauan Nusa Tenggara, Alor merupakan pulau terbesar di antara pulau-pulau di sekitarnya. Seperti yang telah diketahui, pulau ini banyak menarik turis mancanegara dengan keindahan pantai yang ditambah dengan 18 titik selam di penjuru Pulau Alor. Namun, saat gelap turun, pemandangan penuh bintang dapat kita nikmati karena jauhnya Pulau Alor ini dari peradaban modern. Keindahan penuh bintang juga menjadi salah satu nilai lebih bagi Pulau ini.